
Melaporkan Penghinaan Di Facebook. Anda harus mendaftarkan diri sebagai pelapor terlebih dahulu dengan mengisi beberapa kolom isian. Semua laporan yang masuk dan memenuhi syarat (terdapat link/url, screenshotdan alasannya) akan diproses/ditindaklanjuti. Selanjutnya, penyidik akan melakukan penyelidikan yang dapat dilanjutkan dengan proses penyidikan atas kasus bersangkutan Hukum Acara Pidana dan ketentuan dalam UU ITE.
Setelah proses penyidikan selesai, maka berkas perkara oleh penyidik akan dilimpahkan kepada penuntut umum untuk dilakukan penuntutan di muka pengadilan. Apabila yang melakukan penyidikan adalah PPNS, maka hasil penyidikannya disampaikan kepada penuntut umum melalui penyidik POLRI. .
Aspek Hukum ...
Pencemaran nama baik melalui facebook memiliki karakteristik khusus yang dapat diketahui melalui putusan-putusan hakim. Kedudukan terdakwa menunjukkan pengguna facebook tidak terbatas profesi tertentu karena facebook maupun media sosial terbuka terhadap semua kalangan. Penghinaan/Pencemaran Nama Baik Bukan Kritik SosialPutusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 364 K/Pid.Sus/2015 menolak permohonan kasasi terdakwa.
Melalui putusan ini maka pengguna facebook mesti menyadari sepenuhnya bahwa penegak hukum dapat melakukan analisis terhadap konten kalimat di dalam unggahan facebook. Salah satu akibat yang dirasakan korban adalah hilangnya kepercayaan orang/masyarakat yang membaca tulisan pada akun Facebook Terdakwa. .
Dasar Melaporkan Pencemaran Nama Baik di Facebook
Intisari JawabanBerdasarkan Pedoman Implementasi Atas Pasal Tertentu dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”), apabila fakta yang dituduhkan dalam konten yang diunggah pelapor merupakan perbuatan yang sedang dalam proses hukum, maka fakta tersebut harus dibuktikan terlebih dahulu kebenarannya sebelum aparat penegak hukum memproses pengaduan atas delik penghinaan dan/atau pencemaran nama baik berdasarkan UU ITE. Meskipun demikian, pedoman tersebut tidak menghapus hak korban yang bersangkutan untuk mengadukan perbuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik kepada aparat penegak hukum.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini. .
Anggota DPR RI Ansy Lema Laporkan Akun Facebook ke Polres

Anggota Komisi IV DPR RI, Ansy Lema saat menunjukkan bukti postingan akun Facebook bernama Mabar Propgres, Senin (7/12/2020). Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio VianaTRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Anggota Komisi IV DPR RI, Ansy Lema melaporkan salah satu akun facebook ke Polres Manggarai Barat (Mabar), Senin (7/12/2020).
Ansy Lema yang didampingi Ketua DPC PDI-P Kabupaten Mabar, Darius Angkur tiba di Mapolres Mabar sekira pukul 10.30 Wita. Mengenakan baju kemeja lengan panjang dan berkacamata, Ansy Lema sempat bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Libartino Silaban, S.H., S.I.K. Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Anggota DPR RI Ansy Lema Laporkan Akun Facebook ke Polres Mabar .
Penghinaan di Facebook, LSM Balik Laporkan Ketua Dewan
Kini giliran Ketua LSM AISS, Peduli Kemanusiaan Wajo Andi Harinawati yang melaporkan Yunus Panaungi ke kantor polisi. Tulisan pada akun Facebook ini dianggap menghina dan menghujat parlemen setempat hingga tulisan ini dibahas di sidang komisi gabungan dan menyimpuilkan agar ketua LSM AISS dilaporkan polisi. "Saya keberatan dan merasa dipermalukan, diancam, dilaporkan oleh Ketua DPRD Wajo Yunus Panaungi sebagaimana hasil kesepakatan anggota DPRD Wajo rapat komisi gabungan pada hari Senin, (13/8/2012) dan dimuat di beberapa media cetak.
Sebelumnya, pihak LSM AISS Peduli Wajo terlibat perseteruan dengan DPRD, dan beberapa kali menggelar unjuk rasa terkait rekomendasi pencopotan mantan Kapolres Wajo AKBP Bambang Irawan yang dikeluarkan oleh DPRD. Pihak LSM AISS Peduli Kemanusian Wajo mempertahankan kepemimpinan Bambang lantaran dinilai mau dan mampu menyelesaikan kasus pembubuhan Asdawati, bendarahara Dinas Pengololaan Keuangan Daerah (DPKD) Wajo yang sempat membeku selama 2 tahun.
.
Risma Laporkan Akun FB bernama Zikria Dzatil yang Diduga

Merdeka.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui Kepala Bagian (Kabag) Hukum melaporkan sebuah akun media sosial (Medsos) facebook (FB) ke polisi. Akun FB yang dianggap telah melakukan penghinaan tersebut diketahui bernama Zikria Dzatil. Laporan terhadap akun yang diduga melakukan penghinaan itu dibuat oleh Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati, sebagai penerima kuasa resmi dari Wali Kota Risma. Pihaknya kini juga tengah menelusuri akun Zikria Dzatil, lantaran sehari setelah memposting, akun tersebut langsung dihapus sang pemilik.
Sayangnya, baik Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati maupun Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara hingga kini belum dapat dikonfirmasi. .
Cemarkan Nama Baik, Pemilik Akun Facebook Ini Dilaporkan ke Polisi

"Ada orang yang memberitahukan dan menunjukkan postingan di akun facebook itu. Atas postingan berita fitnah itu, klien saya merasa keberatan dan dirugikan nama baiknya hingga menempuh jalur hukum," kata Asril Siregar kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).Dijelaskan Asril, dalam berita yang diposting pemilik akun facebook berinisial HBP itu sudah keterlaluan memfitnah klien-nya hingga mencatut salah satu nama lembaga pemerintah dan salah satu nama lembaga ormas. Apalagi menurut pengacara kondang di kota Medan ini, penulis berita itu tidak konfirmasi atau melakukan prosedur sesuai undang-undang jurnalis.
"Apa maksud beritanya itu yang menuding klien saya memberi upeti kepada salah satu lembaga pemerintah dan ormas. Masa link beritanya yang sudah terbit dulu dikirim ke klien saya tanpa konfirmasi dahulu. .
Jurnalis Laporkan Pemilik Akun Facebook Pengunggah 'Wartawan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2261510/original/091543700_1530126531-IMG-20180626-WA0041.jpg)
Liputan6.com, Kupang - Forum Wartawan Ende (FWE), Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan akun Facebook, Sarmento Ega ke Polres Ende, Selasa (26/6/2018). Selain melaporkan akun Facebook Sarmento, FWE juga melaporkan admin grup facebook Forum Gare Bego (FGB) terkaitpenghinaan profesi wartawan..Alexius Raja Seko, jurnalis harian Timor Expres yang bertugas di Kabupaten Ende menyatakan pihaknya merasa dihina atas salah satu postingan akun Facebook Sarmento Ega yang mengunggah foto dirinya di grup facebook Forum Gare Bego (FGB) dengan menuliskan kata-kata penghinaan.
FWE juga melaporkan admin grup Facebok Forum Gare Bego (FGB) karena dinilai melakukan pembiaran terhadap akun Facebook yang melakukan penghinaan. Kanit satu SPKT IPDA Tommi Subardi mengaku sudah menerima laporan dari Forum Wartawan Ende (FWE). Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus penghinaan profesi wartawan itu. .
Wali Kota Tanjungpinang Dihina di Facebook Usai Bubarkan Badut

PIKIRAN RAKYAT – Seorang pengguna akun media sosial dilaporkan Rahma yang merupakan Wali Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, atas dugaan ujaran penghinaan. Rahma melaporkan pemilik akun Facebook Rudi Irawan ke Polres Tanjungpinang atas dugaan ujaran penghinaan. Rahma pun membacakan unggahan akun Facebook Rudi Irawan yang menulis bahasa-bahasa yang kasar dan tidak sopan.
“Woi Rahma, badut kau amankan, tempat judi dan hiburan malam kau biarkan. Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Jumat 12 Februari 2021: Andin Tergeletak di Lantai, Al Menangis dan Sesali Perbuatannya? .